Tampilkan postingan dengan label Filsafat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Filsafat. Tampilkan semua postingan

Pemikiran-pemikiran Muhammad Abduh

♠ Posted by IMM Tarbiyah in

A.   Pendahuluan.
Dalam mempelajari sebuah disiplin ilmu alangkah baiknya juga mempelajari tokoh-tokoh yang memberikan sumbangsih terhadap disiplin ilmu tersebut. Sebagaimana ilmu kalam, ilmu yang bercerita mengenai keyakinan. Salah satu tokohnya yaitu Muhammad Abduh  yang berpendapat bahwa ilmu kalam itu adalah ilmu yang berisi sekumpulan pendapat untuk mempertahankan keyakinan dengan menggunakan dalil-dalil logika.

B.   Pemikiran-pemikiran Muhammad Abduh.
a.      Keberadaaan akal.
Abduh memiliki keyakinan bahwa akal merupakan salah satu sumber ilmu pengetahuan sesudah wahyu dan hadis. Abduh melihat bahwa ajaran-ajaran yang terdapat dalam kedua sumber tersebut mengenai ibadah bersifat terperinci. Sedang untuk ajaran hidup kemasyarakatan masih bersifat umum. Menurutnya semua itu dapat disesuaikan menurut perkembangan zaman. Oleh karena itu perlu adanya ijtihad, dimana peran akal sangat diperlukan.  Seperti Qs. Albaqarah:276

Ibnu Rusyd.

♠ Posted by IMM Tarbiyah in

  1. Pendahuluan
Filsafat di samping merupakan cikal bakal ilmu pengetahuan, ia juga sebagai metode berpikir. Karena dengan filsafat kita mampu memikirkan segala hal yang radikal (mendasar, sampai ke akar-akarnya), sistematik, rasional serta kritis untuk mencapai kebenaran universal.

Filsafat pun banyak macamnya, antara lain: FIlsafat klasik (Yunani), filsafat modern, filsafat islam dan lain-lain. Mengkaji filsafat tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Kita harus benar-benar mengerti akan bahasa mereka. Terkadang bahasa mereka susah untuk dipahami dan pada kesempatan kali ini, penulis mencoba untuk mengkaji filsafat islam, sedang tokoh yang akan penulis kupas yakni Ibnu Rusyd.

AL-FARABI FILSAFAT KENEGARAAN

♠ Posted by IMM Tarbiyah in

  1. Filsafat kenegaraan.
Pemikiran al-farabi mengenai Negara yang utama lebih banyak dipengaruhi oleh konsep Plato yang menyamakan Negara dengan tubuh manusia. Menurut al-Farabi, Negara yang utama ibarat tubuh manusia yang utuh dan sehat, dimana semua anggota tubuh bekerja sama sesuai dengan tugas masing-masing. Setiap  anggota tubuh memiliki fungsi dengan kadar kekuatan dan kepentingan yang berbeda-beda. Dari semua itu terdapat satu organ yang paling penting yaitu jantung dan organ-organ lain yang kadar pentingnya hampir sama dengan jantung. Karenanya, jantung dan organ-organ tersebut menduduki tingkat pertama.
Negara memiliki warga dengan kemampuan yang tidak sama satu sama lain. Peringkat pertama diduduki oleh kepala dan sejumlah warga yang martabatnya mendekati martabat kepala, dan masing-masing memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas-tugas yang mendukung kebijakan kepala. Lalu peringkat keduanya merupakan sekelompok warga yang bertugas mengerjakan hal-hal yang membantu warga peringkat pertama. Kemudian, di bawah mereka ada kelompok yang bertugas membantu kelas di atasnya, dan terus demikian sampai kepada kelas paling bawah, yaitu warga yang tugasnya melayani kelas-kelas yang lain, dan mereka sendiri tidak dilayani oleh siapa pun.

ALIRAN-ALIRAN DALAM ILMU KALAM

♠ Posted by IMM Tarbiyah in

KHAWARIJ

Khawarij berasal dari bahasa Arab artinya keluar. Dalam hal ini Khowrij yang dimaksud adalah suatu kelompok atau aliran pengikut Ali bin Abi Tholib yang keluar meninggalkan barisan karena ketidaksepakatan terhadap keputusan Ali yang menerima arbitrase ( tahkim ) dalam perang siffin.
Bagi mereka, Amr Ibn al-‘As dan Abu Musa al-Asy’ari dan semua orang yang menyetujui arbitrase bersalah dan menjadi kafir. Selanjutnya hukum kafir ini mereka luaskan artinya sehingga termasuk kedalamnya tiap orang yang berbuat dosa besar. Berbuat zina dipandang sebagai salah satu dosa besar, maka menurut paham golongan ini orang yang mengerjakan zina telah menjadi kafir dan keluar dari Islam.Begitu pula membunuh sesama manusia tanpa sebab yang sah adalah dosa besar. Maka perbuatan membunuh manusia menjadikan si pembunuh keluar dari Islam dan menjadi kafir. Selanjutnya yang dipandang musyrik adalah semua orang Islam yang tidak sepaham dengan mereka.

Filsafat Al Kindi

♠ Posted by IMM Tarbiyah in
Abu Yusuf Yakub ibn Ishaq ibn al-Shabbah ibn Imran ibn Muhammad ibn al-Asy’as ibn Qais al-Kindi, atau lebih popular dengan sebutan Al-Kindi merupakan salah satu filusuf islam di dunia Islam Timur. Al-Kindi lahir di Kufah sekitar 185 H (801 M). Kakek buyutnya, al-Asy’as ibn Qais adalah salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang gugur bersama Sa’ad bin Abi Waqqas dalam peperangan kaum Muslimin dengan Persia di Irak. Ishaq Ibnu al-Sabbah, ayahnya yang menjabat sebagai gubernur Kuffah pada masa pemerintahan Al-Mahdi (775-785 M) dan Al-Rasyid (786-809 M). Ayahnya wafat ketika al-Kindi masih kanak-kanak, namun ia masih memperoleh kesempatan untuk menuntut ilmu di Bashrah dan Baghdad dimana ia dapat bergaul dengan ahli pikir terkenal. Al Kindi hidup pada masa pemerintahan Daulah Abbasiyah, suatu masa kejayaan Dinasti Abasiyah dan berkembangnya intelektual, khususnya faham Mu’tazilah.

 Melalui lembaga Bait Al Hikmah masa khalifah Al Ma’mun, Al Kindi terkenal jasanya dalam gerakan penerjemahan dan seorang pelopor yang memperkenalkan tulisn-tulisan Yunani, Suriah dan India kepada dunia Islam. Adapun salah satu pemikiran filsafatnya yaitu Metafisika Adapun arti menurut kata, Metafisika merupakan cabang filsafat yang membicarakan problem  yang sangat mendasar daripada benda atau realitas yang berada di belakang pengalaman yang langsung secara kompherensif (luas).

ISMAIL RAJ’I AL-FARUQI

♠ Posted by IMM Tarbiyah in
PENDAHULUAN

Masalah yang dihadapi umat Islam adalah terjadinya dikotomi pendidikan Islam dengan pengetahuan modem yang berasal dari Barat. Barat telah mengklaim bahwa pendidikan Barat adalah pendidikan yang maju punya solusi yang membawa cita-cita ke depan. Banyak sarjana-sarjana muslim yang belajar di Barat tidak memiliki otonomi keilmuan tersendiri karena tidak diberi oleh Barat dalam konteks mandiri. Sarjana-sarjana itu hanya dapat berbuat hasil-hasil jiplakan dari para ahli Barat. Hal ini disebabkan kekhawatiran mereka akan terjadinya transpormasi ilmu pengetahuan ke dunia Islam. Setelah tasauf dan tariqat memasuki dunia Islam seolah-olah pintu ijtihad sudah tertutup, pendidikan Islam tidak menerima inovasi, arahan dari kurikulum pendidikan yang bersifat tradisional mengacu hanya pada hal-hal yang bersifat syari'ah, seolah-olah pengatahuan eksak seperti astronomi, fisika, kimia kedokteran dan lain-lain sebagainya yang telah dipunyai dunia Islam zaman klasik terabaikan.
Hal ini disebabkan tradisi kebudayaan Islam di dalam kurikulum pendidikan tidak lagi dijadikan mata kuliah wajib di perguruan tinggi di madrasah-madrasah sedangkan tradisi Barat di ajarkan dengan konsisten dan penuh keseriusan merupakan bagian dari program inti yang diwajibkan, hal inilah yang mendorong AI-Faruqi mengetengahkan ide Islamisasi ilmu pengetahuan.
Bagaimana kiprah Al-Faruqi mengemukakan konsep-konsepnya dalam dunia kontemporer. Berikut yang akan menjadi pembahasan dalam makalah ini.